Pemkab Kebumen Bangun Fasilitas Pendukung GNKK

Foto bersama rombongan Kementerian PPN/Bappenas saat Kunjungan Kerja usai meninjau pengembangan GNKK. (Foto ; dok)

Kebumen (wartajateng.id) – Untuk ditetapkan menjadi Unesco Global Geoprak (UGG), Pemerintah Pusat melalui Kementerian PPN/Bappenas berencana membangun sejumlah fasilitas pendukung pengembangan Geoprak Nasional Karangsambung-Karangbolong (GNKK).

Beberapa bangunan fasilitas pendukung antara lain Gedung Dormitori, Gedung Geodiversitas yang akan digunakan sebagai laboratorium bidang Kebumian serta Colaborative Work Space dan Active Learning Space sebanyak tiga lantai.

Selain itu juga akan dibangun Gedung Geocoservation yang akan digunakan sebagai sarana virtual  learning dan audio visual simulation. Serta display rock speciment especially dan display The Diversity of Indonesian Geodiversity. 

BACA JUGA  Sempat Tertunda, Jembatan Kaca Tinjomoyo Akan Dibangun 2021

“Rencananya pada tahun 2021 kepada seluruh stakeholder, kita kuatkan kembali komitmen dan memperkuat sinergitas untuk mengembangkan Geopark secara serius dan berkesinambungan,” jelas Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kemeneterian PPN/Bappenas, Arifin Rudiyanto saat kunjungan kerja Kementerian PPN/Bappenas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen.

Arifin menjelaskan, keberadaan GNKK diharapkan mampu menjadi trigger atau pemantik geliat perekonomian kerakyatan dengan konsep konservasi dan edukasi potensi sumber daya alam yang dimiliki.

“Geopark akan menjadi jalan pengembangan ekonomi lokal,  dengan memperhatikan pembangunan berkelanjutan,” kata dia didampingi Deputi Bidang Pembangunan Manusia Masyarakat dan Kebudayaan, Subandi.

BACA JUGA  Korban Tenggelam di Pantai Pasir Putih Nusakambangan Berhasil Dievakuasi

Rombongan diterima langsung Bupati Kebumen Yazid Mahfudz. Kunjungan kerja tersebut juga berkesempatan meninjau perkembangan kawasan Geopark Karangsambung Karangbolong (GNKK) setelah ditetapkan sebagai Geopark nasional pada 29 November 2018.

Dalam sambutannya, Bupati Kebumen mengatakan bahwa Pemkab Kebumen telah melaksanakan musyawarah perencanaan dan pengembangan dengan melibatkan setiap desa yang mejadi lokasi geopark. Hal itu dilakukan agar kebijakan dan program yang dikembangkan tidak tumpang tindih melainkan saling mengisi dan melengkapi. Saling menunjang dan tidak tumpang tindih.

“Kami akan terus mengembangkan kebijakan dan program untuk mengembangkan Geopark,” ujar Bupati Yazid Mahfuduz.

BACA JUGA  Bupati: Ada Tiga Strategi Utama Tingkatkan Kinerja Bank Jateng

Ia menyebutkan, GNKK memiliki 41 situs geologi, 8 situs biologi dan 10 situs budaya yang tersebar di 12 Kecamatan, 118 desa di Kabupaten Kebumen. Saat ini, lanjut Bupati, GNKK sedang diusulkan untuk menjadi Unesco Global Geopark (UGG). (Hafied-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: