Pesan Wali Kota Solo: Pensiunan Diminta Tetap Berkarya

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo saat menyerahkan Kartu Identitas Pensiun (Karip) secara simbolis di Pendapi Gedhe Balai Kota Surakarta. (Foto : Ist)

Solo (wartajateng.id) – Para pensiunan, khususnya di lingkungan Pemkot Surakarta diminta untuk tidak berhenti berkarya. Mereka diharapkan terus bersemangat melakukan kegiatan yang bermanfaat.

Hal itu sidampaikan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo saat menyerahkan Kartu Identitas Pensiun (Karip) bagi 39 ASN di lingkungan Pemkot Surakarta yang akan purna tugas TMT 1 Oktober 2020, di Pendapi Gedhe Balai Kota Surakarta.

Dia meminta pensiunan berupaya untuk memberikan sesuatu pada masyarakat. Menurutnya, tidak harus di pemerintahan.

Rudy, sapaan akrab Wali Kota, juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian calon pensiunan dalam melayani masyarakat, dengan menerapkan “Lurik” (Lurus dalam Pengabdian, Ikhlas dalam pelayanan) dan lima “Mantap” ( mantap kejujuran, mantap kedisiplinan, mantap pelayanan, mantap organisasi, dan mantap gotong royong).

“Ini merupakan kepuasan batin bagi kami, saya dan Pak Pur (Achmad Purnomo, Wakil Wali Kota Surakarta) karena jalannya pemerintahan dan pelayanan bisa terlaksana untuk mewujudkan masyarakat Kota Surakarta yang Waras, Wasis, Wareg, Mapan, Papan,” ucap Rudy.

Kepala BKPPD Surakarta Nur Haryani mengatakan, kegiatan penyerahan Karip ini merupakan kegiatan rutin, di mana sebelum masa pandemi biasanya dilakukan bersamaan dengan upacara maupun apel bersama.

Selain menerima kartu identitas pensiun, 24 orang calon pensiunan warga Kota Surakarta juga menerima Kartu Keluarga dan KTP baru yang telah disesuaikan informasi pekerjaaanya.

“Bagi keluarga PNS yang meninggal dunia diserahkan asuransi kematian, tunjangan hari tua dan polis dari PT Taspen serta uang duka dan Tabungan Kokarda dari Pemkot Surakarta,” terang Nur Haryani.

Joko Sudibyo, salah seorang calon pensiunan mengatakan, belum tahu rencana pekerjaan baru yang akan digeluti usai pensiun. Namun, dia tetap akan berkarya atau berkegiatan.

“Saya berharap bisa mengisi waktu dengan apapun kegiatan yang bermanfaat kalau bisa yang menghasilkan,” ujarnya. (Ody-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: