Tanah Wakaf Yang Kena Proyek Tol Akan Diganti

Kegiatan Sosialisasi dan Konsultasi Publik di Desa Nangsri, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten baru-baru ini. (ist)

Klaten (wartajateng.id) – Tim Persiapan Pengadaan Tanah untuk Tol Solo-Yogyakarta, memastikan tanah wakaf yang terkena proyek tol akan diganti sesuai nilainya.

Aset tanah wakaf yang terkena tol akan ditukar atau diganti, dibangunkan kembali di tempat lain yang disepakati oleh pengelola wakaf/ nazhir, dengan pelaksana pengadaan tanah, sesuai nilai tanah wakaf terdahulu.

Tim Persiapan Pengadaan Tanah Tol Solo-Yogyakarta, Endro Hudiyono mengatakan, tanah wakaf bisa berupa musala, masjid, sekolah, maupun makam. Mengenai fisik tanah wakaf, pihaknya akan segera melakukan verifikasi.

“Perlu diperhatikan keberadaan masa kepengurusan nazhirnya. Kalau sudah berakhir segera diurus melalui KUA, agar nazhirnya itu sebagai pihak yang berhak untuk bertindak atas harta wakaf, yang nantinya berhak untuk mengurus proses-proses pengadaan tanah terhadap tanah wakaf yang terkena tol,” kata Endro dalam laman resmi Pemprov Jateng dikutip Sabtu (22/8/2020).

Menurut dia, pada intinya untuk tanah wakaf yang terkena proyek tol akan diganti sesuai peruntukan atau fungsinya.

“Masjid akan dibangunkan masjid kembali, begitu juga musala. Untuk makam akan direlokasi, yang tentu dalam prosesnya akan melibatkan ahli waris dan nazhir,” ujar Endro.

Endro berharap agar masyarakat mempersiapkan diri, paling tidak mempersiapkan administrasi identitas diri, fotokopi KTP, kartu keluarga (KK), dan dokumen pertanahan.

Selain itu, dia mengingatkan warga yang memiliki tanah yang berasal dari waris, segera menghubungi para ahli warisnya, serta membuat surat keterangan waris. “Dari seluruh ahli waris dimintakan persetujuannya,” imbuhnya.

Sedangkan, masyarakat yang tanahnya berasal dari jual beli, Endro meminta mereka menyiapkan berkas-berkas bukti kuitansi atau akta jual beli.

Berkaitan dengan aset masyarakat, dia meminta saat identifikasi tanah agar diinformasikan dengan benar dan jujur, yang berkaitan dengan aset tanaman maupun bangunan. (Naz-02)

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: